covid19

Eksportasi dan Importasi Antiseptik, Bahan Baku Masker, Alat Pelindung Diri dan Masker
Eksportasi dan Importasi Antiseptik, Bahan Baku Masker, Alat Pelindung Diri dan Masker

Larangan sementara untuk ekspor Antiseptik, Bahan Baku Masker, Alat Pelindung Diri serta Masker tertuang dalam Permendag No.23 / 2020 (berlaku mulai 18 Maret – 30 Juni 2020)

Importasi Antiseptik, Bahan Baku Masker, Alat Pelindung Diri serta Masker
Importing Antiseptic, Raw Material for Mask, Protective Clothing (APD) and Mask, masih diizinkan merujuk pada Permendag No.28 / 2020 (berlaku mulai 23 March – 30 June 2020). Importir harus mempersiapkan rekomendasi khusus dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana)yang dapat didaftarkan melalui:

  1. Bagian Kerja Sama BNPB (klnbnpb@gmail.com) dengan tembusan ke Pusdalops BNPB (bnpb.pusdalops@gmail.com)
  2. Indonesia National Single Window (INSW) – http://insw.go.id , dengan mengakses menu APLIKASI INSW dan memilih submenu PERIZINAN TANGGAP DARURAT

Hand sanitizer dikategorikan sebagai DG untuk impor dan ekspor, maka dari itu DHL tidak dapat menerimanya. Untuk ekspor masker, selama Covid19 pemerintah Indonesia melarang produk ini untuk diekspor keluar negri.

Informasi lebih lanjut


Latest Network Updates
View updates from Deutsche Post DHL Group Coronavirus task force.

Penyesuaian Biaya Tambahan Situasi Darurat (Emergency Situation Surcharge)
Penyesuaian Biaya Tambahan Situasi Darurat (Emergency Situation Surcharge)

Terkait dengan dampak COVID-19 terhadap industri penerbangan dunia serta membantu kami dalam mempertahankan layanan pengiriman prima dan handal bagi Anda dan pelanggan Anda, DHL Express memperkenalkan Biaya Tambahan Situasi Darurat (Emergency Situation Surcharge-ESS) pada awal April.

Sejak awal situasi pandemi di dunia ini dimulai, tim DHL telah bekerja sepanjang waktu, melakukan adaptasi yang diperlukan pada proses operasional jaringan global agar dapat menyesuaikan dengan perkembangan baru, peraturan otoritas lokal dan perubahan terus menerus pada kapasitas dan permintaan yang ada.

Kondisi pasar yang ada terus berubah seiring dengan situasi COVID-19, Biaya Tambahan Darurat (ESS) akan disesuaikan efektif 24 Agustus 2020.

Kami akan melakukan penyesuaian untuk kombinasi negara asal/negara tujuan sebagai berikut, dan penyesuaian ini mencerminkan perubahan pada dinamika pasar, ketersediaan kapasitas penerbangan dan pembatasan operasional oleh pemerintah lokal berkenaan dengan situasi COVID-19:

  • Pengiriman dari negara asal Cina, Hong Kong dan rest of Asia ke negara tujuan Australia dan New Zealand:
  • From IDR 27,000 p/kg to IDR 32,000 p/kg

Penyesuaian ini hanya dikenakan untuk shipments yang ditagihkan di Asia.

Detil penyesuaian biaya tambahan darurat dengan kombinasi negara asal dan negara tujuan ditampilkan pada tabel di bawah ini

Biaya dalam IDR per KG


Biaya Tambahan Darurat DHL Express yang berlaku Diberlakukan sejak 1 Juli 2020

Destination Country/Region
Origin
Country
/ Region
Hong Kong*
& China
Australia
& New
Zealand***
Rest of Asia** Europe Americas Rest of World
China 15,000 IDR 32,000 IDR 15,000 IDR 15,000 IDR 15,000 IDR 15,000 IDR
Hong Kong* 15,000 IDR 32,000 IDR 15,000 IDR 15,000 IDR 15,000 IDR 15,000 IDR
Rest of Asia** 15,000 IDR 32,000 IDR 15,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR
Europe 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR
Americas 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR
Rest of World 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR

* Hong Kong dan Macau.

** Rest of Asia (Asia tidak termasuk China and Hong Kong) = Bangladesh, Brunei, Bhutan, Cook Islands, Fiji, Indonesia, India, Japan, Cambodia, Kiribati, South Korea, Laos, Sri Lanka, Myanmar, Maldives, Malaysia, Mongolia, New Caledonia, Nepal, Nauru, Niue, North Korea, Tahiti, Papua New Guinea, Philippines, Pakistan, Solomon Islands, Singapore, Thailand, Timor Leste, Tonga, Tuvalu, Taiwan, Vietnam, Vanuatu, Samoa. Australia, and New Zealand as origin only.

***Semua pengiriman dari  Australia/New Zealand/Papua New Guinea menuju Australia/New Zealand/Papua New Guinea akan dikenakan biaya IDR 3,273/kg dimanapun lokasi penagihannya.

Biaya dalam IDR per KG


Biaya Tambahan Darurat DHL Express yang berlaku Diberlakukan sejak 1 Juli 2020

Destination Country/Region
Origin Country / Region Hong Kong*
& China
Australia &
New Zealand***
Rest of Asia** Europe Americas Rest of World
China 15,000 IDR 27,000 IDR 15,000 IDR 15,000 IDR 15,000 IDR 15,000 IDR
Hong Kong* 15,000 IDR 27,000 IDR 15,000 IDR 15,000 IDR 15,000 IDR 15,000 IDR
Rest of Asia** 15,000 IDR 27,000 IDR 15,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR
Europe 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR
Americas 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR
Rest of World 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR 4,000 IDR

* Hong Kong dan Macau.

** Rest of Asia (Asia tidak termasuk China and Hong Kong) = Bangladesh, Brunei, Bhutan, Cook Islands, Fiji, Indonesia, India, Japan, Cambodia, Kiribati, South Korea, Laos, Sri Lanka, Myanmar, Maldives, Malaysia, Mongolia, New Caledonia, Nepal, Nauru, Niue, North Korea, Tahiti, Papua New Guinea, Philippines, Pakistan, Solomon Islands, Singapore, Thailand, Timor Leste, Tonga, Tuvalu, Taiwan, Vietnam, Vanuatu, Samoa. Australia, and New Zealand as origin only.


***Semua pengiriman dari  Australia/New Zealand/Papua New Guinea menuju Australia/New Zealand/Papua New Guinea akan dikenakan biaya IDR 3,273/kg dimanapun lokasi penagihannya.

Please note that the Emergency Situation Surcharge is a temporary charge, which allows us to cover part of the operating cost increases and the necessary air network adjustments. We will continue to evaluate and adjust the ESS as market conditions evolve for the duration of this emergency situation.

If you have any questions, please reach out to your local DHL representative.